Standar Kesuksesan seorang laki-laki..

Sengaja tulisan kali ini saya tulis untuk kaum lelaki, namun juga tetap bisa dibaca bagi para wanita sebagai bahan didik untuk anak laki-lakinya, sebagai bahan pengingat untuk suaminya dan juga saudara laki-lakinya.

Laki-laki lekat dengan kegagahan, dekat dengan kewibawaan. Allah karuniakan padanya sikap ketegasan serta keberanian. Karena memang ia Allah amanahkan untuk memanggul tanggung jawab besar nan berat. Seorang laki-laki memiliki tanggung jawab terhadap 4 wanita yang pertama adalah pada ibunya, yang kedua ia bertanggung jawab pada adik atau kakak perempuannya, yang ketika ia bertanggung jawab pada istrinya dan yang keempat pada anak-anak perempuannya. Luar biasa memang.

Jadi, ketika berbicara tentang kesuksesan seorang laki-laki, disaat kita bicara keberhasilan seorang laki-laki tentu kita akan bertanya apa standarnya? Kebanyakan orang akan menjawab suksesnya laki-laki adalah ketika ia sukses di karirnya, ia bisa memiliki serba yang wah, atau ketika ia bisa meraih jabatan yang prestise atau mungkin juga ketika ia mendapatkan wanita yang cantik, kaya serta memiliki kedudukan terhormat untuk dinikahinya. Apakah itu sudah bisa menjadikan standar kesuksesannya? Sudah, itu bisa dijadikan ukuran kesuksesan seorang laki-laki, tapi itu saja tidak cukup.

Berapa banyak kita lihat hari ini para lelaki yang begitu wah, begitu hebat, begitu keren, tapi ketika ditanya ibunya, ibunya malah merasa tak memiliki anak laki-laki. Tak sedikit juga laki-laki yang terhormat dan disegani ditempat dia bekerja, selalu menebar senyum kepada teman, sahabat dan bawahannya akan tetapi ketika ditanya istrinya dirumah tidak mendapat kebahagiaan bersamanya, istrinya malah merasakan seolah-olah tinggal di neraka.

Rumahnya tidak lagi jadi syurga yang menyejukkan. Tak sedikit juga laki-laki hebat dengan prestasi wah bahkan gelar penceramah tapi tidak peduli akan adik perempuannya. Tidak memperhatikannya, tidak mendidiknya. Dan juga yang terakhir adalah laki-laki yang tak peduli akan anak perempuannya, tidak memberikan pendidikan agama dan akhlak anak perempuannya.

Ketika berada diluar seorang laki-laki bisa saja memakai topengnya, bisa saja melakukan pencintraan. Agar terlihat hebat, gagah dan baik. Tapi kalau ingin melihat dirinya secara jujur maka tanyalah pada keluarganya. So, laki-laki sukses, laki-laki hebat adalah ketika ia menjadi kebanggaan ibunya, istrinya, anak-anaknya serta keluarganya. Inilah standar kesuksesan seorang laki-laki, bagaimana ia bertanggung jawab, memberikan pelayanan terbaik dan juga mendidik istrinya dan anak-anaknya.[Uda Agus]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *