Sepatu Baru

Oleh :Agus Ariwibowo

sepatu-baru-artikel

Terkenang masa – masa disaat kita sekolah dulu mulai dari TK – SD – SMP sampai SMA ada satu hal yang menarik mungkin bagi saya, anda dan mungkin kita semua, yaitu ketika mendapat sepatu baru, sudah pasti tentunya senang sekali di hati dan ada yang lebih pasti lagi dari itu semua, saya yakin ketika kita mendapat sepatu baru ada hal yang sama kita lakukan, Apa itu? Yapz betul sekali, selalu merawat dan menjaganya, kita begitu hati – hati dalam memakainya, membawanya ketika berjalan, berdebu sedikit saja langsung kita lap dan bersihkan, begitupun ketika sesampai di sekolah kita masih begitu hati – hati dengan sepatu baru kita, berhati – hati agar tidak kotor, agar tidak ke injak oleh teman kita, sampai kembali waktu pulang kerumahpun kita melepasnya dengan begitu penuh kasih sayang, menaruhnya dengan rapi serta menempatkannya di tempat yang baik, mungkin hal ini pernah kita rasakan ketika mendapat sepatu baru dulu, tapi sayang, beribu kali sayang, kasih sayang serta semangat memberikan perhatian kepada sepatu baru itu semakin hari semakin berkurang, seminggu , sebulan bahkan memasuki waktu satu semester tidak ada lagi yang namanya sepatu baru, kita seolah – olah tidak memperhatikan sepatu baru kita lagi, tidak selalu membersihkannya seperti di awal baru di beli, tidak terlalu menjaganya bahkan kita hanya menganggap biasa saja, dan hal ini kita lakukan berulang – ulang dari masa waktu SD dapat sepatu baru hingga masa SMA beli sepatu baru dan mungkin bisa juga ketika masa kuliah ini kita dapat sepatu baru.

Tidak hanya mungkin sepatu, ketika memasuki masa – masa barupun kita melakukan hal serupa seperti diatas, sebutlah ketika kita baru menjadi siswa SD, baru Menjadi siswa SMP, baru menjadi siswa SMA, serta baru menjadi MAHASISWA, ada hal yang serupa kita miliki apa itu? Semangat baru, gairah baru, datang kesekolah atau kampus lebih awal dengan pakaian sangat rapi, selalu diam di kelas tidak berisik kelihatan begitu patuh, tampak begitu disiplin, tapi tanpa harus di bantah hal ini hanya berlangsung sesaat, seiring berlalunya waktu maka berlalu juga semangat kita, mulai memudar dan menjadi suatu hal yang kita anggap biasa saja, bahkan terkadang ada saatnya kita merasa jenuh bahkan bosan menghadapi itu semua ekstremnya lagi ada diantara kita menganggap semua ini adalah beban, adalah penjara, libur satu hari saja begitu menyenangkan rasanya, dosen tidak datang teriakan horepun berkumandang betul kan?, setidaknya anda sudah merasakan hal ini waktu sma dulu, walaupun masih saja ada diantara kita satu atau dua orang yang tetap semangat dan tetap menikmati masa – masa belajar itu tapi orang seperti ini tidak banyak, hanya sedikit ya paling satu sampai tiga orang mungkin orang – orang seperti ini kita sebut sebagai KUBU (Kutu Buku) dan KULAS (Kutu Kelas) calon professor kali hehehe.
Ok, kita lanjutkan, mungkin ada diantara anda semua yang penasaran, kenapa hal ini bisa terjadi, kenapa semangat itu bisa memudar, bisa berkurang atau bahkan menyebabkan kejenuhan, tidak salah anda bertanya seperti itu, karena ini tidak kita saja yang merasakan mungkin guru atau dosen kita kalau mereka boleh jujur sebenarnya juga jenuh dan bosan ketemu kita mulu (walaupun tidak semua), kita lanjutkan….kenapa semangat itu bisa memudar?, dan bagaimana caranya agar selalu bersemangat?, ya betul, inilah yang akan segera kita bahas, lanjutkan membaca artikel ini…
Sahabatku semua, apakah anda tau coklat?, dan suka kah anda dengan coklat?, coklat adalah sesuatu yang tidak asing bagi kita, saya yakin kita semua pernah mencipipinya, menyukainya bahkan sangat suka sekali. Oke untuk anda yang suka sekali dengan coklat, coba bayangkan anda di kasih satu kardus besar coklat kesukaan anda, dan anda dipaksa untuk menghabisinya selama satu hari, dengan kata lain setiap jam anda harus menghabiskan beberapa buah coklat, ekstrem bukan?. Saya yakin keesokan harinya anda pasti tidak suka lagi sama yang namanya coklat, anda ‘eneg’ sama coklat, kenapa hal ini terjadi?, begitu juga lah sobat kenapa semangat kita bisa memudar, karena kita melakukan rutinitas yang sama berulang – ulang bahkan terkesan dipaksakan sehingga akhirnya jenuh, so, adakah solusinya untuk selalu semangat? Yapz betul sekali ada solusinya untuk selalu bersemangat. Lanjutkan membaca.
Kita jenuh disebabkan beberapa hal, pertama kita melakukan rutinitas yang sama secara berulang – ulang, kedua kita tidak begitu mencintai atau menikmati rutinitas tersebut sehingga hal ini menimbulkan kebosanan, solusinya?, solusinya adalah sadari dulu siapa anda?, mau kemana anda (tujuan)?, apa yang harus anda butuhkan (alat untuk mencapai tujuan)?, ya cukup tiga ini saja, tanyakan hal ini pada diri anda, tanyakan sekarang juga!, Mahasiswa , mau mencapai target bisa menjadi orang sukses, dua pertanyaan yang pertama saya yakin jawabannya itu, tapi satu pertanyaan yang terakhir jawaban kita pasti beda – beda, tidak masalah karena perbedaan membuat banyak hal menjadi indah, oke kita lanjutkan. Mungkin kita menjawab untuk menjadi sukses saya butuh nilai tinggi, IP tinggi, untuk mencapai sukses saya butuh banyak teman – teman dan masih ada juga di antara kita dia malah bingung, sukses itu apa ya?, gak tau tuh saya butuh apa?. Tapi kebanyakan diantara kita beranggapan bahwa sukses itu adalah IP yang tinggi, Cumlaude, mungkin ini tidak masalah bagi mereka seperti yang saya sebutkan KUBU & KULAS tadi, tapi akan menjadi masalah bagi mereka yang mungkin tidak suka dengan hal – hal ini, bagi mereka yang mungkin malas belajar, nilai rendah dan parahnya mereka masih saja menganut pemahaman yang pertama yaitu untuk sukses butuh IP tinggi, sehingga ketika itu tidak mereka dapatkan mereka minder, frustasi, merasa kalah dan merasa menjadi orang yang gagal dan karena itulah penting sekali bagi anda untuk melanjutkan membaca tulisan ini, karena saya akan menjelaskan 5si yang di butuhkan seseorang untuk mencapai kesuksesan yaitu:
1.POTENSI
Kita sebagai manusia di ciptakan berdasarkan bakat dan bawaan yang telah di tetapkan oleh sang maha pencipta, dan dengan bekal tersebut bisa membuat kita mencapai serta mendapatkan apa yang kita inginkan dengan satu syarat apabila kita, Menemukannya – Mengasahnya – Mempertajamnya – Mengkomunikasikannya (4M), itulah yang di sebut POTENSI. Anda pernah dengar nama Bapak Prof.Komarudin Hidayat, Wali band, Bambang Pamungkas, Tora Sudiro, Mario teguh, Neno warisman, Aa gym?, saya yakin anda semua sudah pasti tau semua siapa mereka? Kalau anda menyukai bidang akademis mungkin menjadi seorang komarudin hidayat cocok bagi anda IP tinggi mungkin syarat penting untuk itu, tapi mungkin kalau anda hobi nyanyi, bakat sepak bola , bakat menulis atau baca puisi atau mungkin suka ceramah, layaklah anda menjadi seperti Wali band, Bambang Pamungkas, Neno Warisman Aa gym dan itu juga prestasi serta juga dibutuhkan oleh banyak orang dan juga menghasilkan, sudahkah anda menemukan bakat anda?, kalau sudah asah terus, tajamkan serta komunikasikan kepada orang – orang terdekat anda minta support serta dukungan dari mereka, ciptakan terus target – target baru dan jadilah elang di bidang Anda jangan hanya jadi sekadar burung pipit.

2.RELASI
Masih ingat dengan 4M tadi, Menemukan – Mengasah – Menajamkan – Mengkomunikasikan, tapi sebelumnya mari kita bayangkan dulu jika ada seseoarang yang misalnya jago nyanyi, suaranya merdu sekali, tapi dia hanya nyanyi di kamar mandi, yang mendengar yang dirinya sendiri, pertanyaannya apakah orang ini bisa mencapai sebuah kesuksesan dengan menyanyi , saya yakin anda semua pasti menjawab serampak dengan penuh kekompakan TIDAK!!, karena tidak ada orang lain yang tahu, karena tidak di komunikasikan, nah di sini perlunya relasi, kalau kita punya bakat, punya potensi agar itu bernilai kita butuh orang lain, tidak hanya itu bahkan dengan relasi kita juga bisa menemukan bakat kita yang mungkin masih tersembunyi, untuk mengasahnya kita juga butuh relasi, kita butuh untuk berkumpul dengan orang – orang yang memiliki bakat yang sama dengan kita begitu juga untuk menajamkannya butuh relasi, seorang yang jago matematika kalau ingin jago di bidangnya dia butuh komunitas matematika misalnya, komunitas yang dimana semua anggotanya pecinta dan perindu matematika, jadi relasi untuk untuk sebuah kesuksesan adalah harga mati, karena apa? Karena tidak mungkin kita bisa melejit sendiri tanpa orang lain, ingin prestasinya mendaki?, bangun relasi, dari kapan?, mulai sekarang!!! .
3.KOMISI

Berada di panggung kehidupan ini, ibarat berada di sebuah mall, saya yakin anda semua tau mall kan?, mall adalah sesuatu yang sangat menarik untuk di kunjungi apalagi untuk berbelanja atau shoping istilah kerennya, mall hari ini bukan hanya untuk kalangan elit yang berduit saja, tapi kalangan pailit alias yang gak berduit atau duitnya sedikit juga bisa bersuka ria di mall – mall, kenapa?, karena di mall tidak hanya di jual barang – barang prestise dengan harga selangit, tapi juga tersedia barang – barang obralan full diskon, kita bebas memilih mau membeli barang yang mana tapi dengan satu syarat siap membayar harganya, orang – orang elit berduit pasti akan memilih barang – barang dengan merk, kualitas yang wow, beda mungkin dengan orang pailit yang duitnya sedikit harus merelakan dengan rendah hati mendapatkan barang – barang murah dengan merk serta kualitas murahan juga pastinya, karena tidak siap membayar dengan harga mahal,
Setiap kesuksesan itu ada harganya, mau yang suksesnya wow atau sukses murahan full diskon itu semua tergantung pilihan kita, ada harga yang harus di bayar, ada komisi yang harus di lunasi, harga dari sebuah kesuksesan memang tidak uang karena kesuksesan tidak di jual bebas di mall – mall, kesuksesan hanya di jual di jalan mendaki, penuh duri, kesuksesan hanya di jual di puncak – puncak kesulitan , kesuksesan hanya dijual di pasar masalah, untuk menuju kesana saja dibutuhkan tenanga extra, pengorbanan extra, pemikiran extra, waktu yang extra, kalau kita sukses melewati itu semua, maka itulah harganya kita berhak membawanya pulang, semakin elit suksesnya semakin tinggi juga harga yang harus di bayar, tetapi kalau hanya ingin dapat sukses yang murahan dan penuh diskon, harganya juga murah, semuanya tergantung pilihan, bebas memilih tapi tidak bebas untuk membayar harganya.
4.NEGOSIASI

Satu hal yang juga di butuhkan untuk mendapatkan kesuksesan dan tak kalah pentingnya adalah negosiasi, yaitu sebuah proses yang dilakukan oleh seseorang untuk berkomunikasi dengan orang lain dalam berbagai hal, ini berkaitan erat dengan poin kedua yaitu relasi, untuk membangun relasi, mengembangkan relasi, serta memperbanyak relasi kita butuh negosiasi, untuk hal ini terkait pembahasannya dengan poin 5 yaitu intuisi (kepekaan untuk merasakan),

5.INTUISI
Zaman berubah semuanya berubah, namun ada yang tidak berubah yaitu perubahan itu sendiri, perubahan itu terjadi begitu cepat, kalau kita tidak cepat dan tidak tanggap alhasil kita dengan mudah di lupakan, mudah tidak di anggap serta mudah di tinggalkan, di antara kecamuk segala hal tersebut untuk bisa terus bertahan dan bertahan terus kita butuh “si” terakhir yang sebenarnya paling dibutuhkan yaitu INTUISI, mengambil peranan penting dalam setiap pengambilan keputusan terhadap hal – hal yang kita lakukan, kenapa intuisi penting?, karena di dunia ini Allah tetapkan satu hukum namanya Law of Unpredictable (Hukum yang tak terprediksi), bisa jadi sesuatu yang kita anggap bagus hari ini belum tentu bagus, boleh jadi pilihan kita hari ini ternyata berbeda dengan kebutuhan di hari yang mendatang, untuk memilih jurusan mungkin, memilih sahabat, memilih pasangan atau memilih apalah kita butuh intuisi agar hasilnya tidak mengecewakan di akhir kelak, Intuisi ini bisa kita pertajam dengan 2 cara, yang pertama cara SUPRANATURAL yaitu selalu mendekatkan diri kepada Allah swt, tingkatkan ibadah, perbanyak dzikir, tilawah dan amalan ibadah lainnya InsyaAllah dalam setiap pengambilan keputusan ada Allah disisi kita, ada Allah yang membimbing kita, yang kedua yaitu cara NATURAL yaitu ada beberapa hal diantaranya cari pengetahuan, kumpulkan data, belajar dari pengalaman, belajar dan ambil hikmah dari setiap kejadian dan coba melihat lebih jauh kedepan, lebih visioner.
Yaa Itulah 5si yang InsyaAllah bisa membuat kita selalu bersemangat, melalui hari – hari kita sebagai hari yang baru, memakai sepatu kita sebagai sepatu baru, tidak saja hari ini tapi juga untuk esok dan sepanjang masa, begitu jugalah yang dilakukan oleh orang – orang sukses di negeri ini, mereka selalu memperbaharui semangat mereka, memperbaharui target mereka sehingga ketika mereka berpikir sukses, merekapun benar – benar mendapatkannya, saya yakin setelah selesai membaca ini jika anda semua langsung bergerak dan bertindak menemukan potensi anda, maka kesuksesanpun akan berlutut pada anda,See You At The TOP sampai jumpa di puncak kesuksesan!!!

 

 

(Repost tulisan 21 September 2011 dan diterbitkan disalah satu media kampus UIN Syarif Hidayatullah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *