Menjadi Jalan Rezeki

Rezeki, adalah sesuatu yang Allah sudah jaminkan atas kita namun bagaimana cara dia atau kita menemukannya rahasia. Saya teringat suatu kejadian setahun yang lalu, waktu itu saya dari TB. Gramedia central park untuk mengecek stock buku Makin syar’i makin cantik disana. Sepulang dari sana saya naik transjakarta dari halte central park ke arah slipi dan niatnya turun di halte rumah sakit harapan kita.

Nah, sayangnya disini saya salah naik transjakarta, saya naik yang ke arah tomang. Akhirnya saya harus turun di halet tomang, karena dari sini rumah mertua yang saya tuju cukup jauh terpaksalah  naik ojek.

“Ah keluar duit lagi 10 ribu nih” pikir saya waktu itu, jujur saya kesal akibat insiden salah naik transjakarta ini hehehe. Tapi ketika naik ojek yang tukang ojeknya berusia diatas 50 tahun saya merenung tentang rezeki. Bapak tukang ojek ini mangkal di salah satu persimpangan jalan kawasan tomang yang sepi. Duduk disana dari sore, tanpa kejelasan siapa yang akan datang naik ojek sebab daerah itu jauh sekali dari keramaian.

Mungkin secara pikiran manusia bapak ini cuman capek doang disana tapi ternyata Allah punya cara yang indah mengantarkan rezeki baginya dengan cara membuat saya khilaf naik transjakarta. Sederhana memang kelihatannya, tapi setidaknya dari sini kita mengais hikmah kalau rezeki memang sudah Allah jamin. Tugas kita hanya berusaha dengan jalan yang baik, mengusahakan dengan cara yang halal, perkara hasil ? Yakinlah Allah selalu punya cara yang indah untuk memberikannya pada kita.Karena memang rezeki sudah dijamin oleh Allah SWT

“Dan tidak ada satupun makhluk yang berjalan di muka bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya” (Q.S  Huud: 6).

Sumber foto ilustrasi : makassar.islami.alharamnews.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *