Cipikabookmate Tawarkan Gaya Baca Baru di Era Digital…

Kamis, 1 September 2016 kemaren saya berkesempatan hadir dalam sebuah acara training menulis yang digelar atas kerjasama cipikabookmate , Indosat ooredo, Institup Penulis Indonesia dan Tempo Institut.

Acara yang berlansung dari pukul 13.00 – 20.00 ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah talkshow dengan tema “Buku Digital vs Buku Cetak”. Sesi takshow ini menghadirkan Ahmad Fuadi penulis novel 5 menara dan Leila S. Chodiri sebagai pembicara. Sementara sesi kedua adalah training menulis dengan tema #BikinHeadlineItuMudah yang dibawakan oleh Pak Bambang Trim dari Institut Penulis Indonesia.

Alhamdulillah saya mendapat banyak insight serta inspirasi tentang kepenulisan dan perbukuan di Indonesia dari 2 sesi acara ini. Berikut adalah ringkasan materi yang disampaikan oleh para pembicara baik dalam sesi talkshow maupun sesi training menulis.

Sesi 1 : Talkshow “Buku Cetak vs Buku Digital” di Mata Penulis

Dalam sesi pertama talkshow moderator Mardiyah Chamim dari Tempo Institut mempersilakan Ibu Leila S. Chodiri untuk memaparkan pendapatnya. Ibu Leila ini adalah salah satu sastrawan terbaik Indonesia, banyak dari karyanya yang telah diterjamahkan ke dalam bahasa asing.

Berikut adalah poin-poin penting yang disampaikan oleh Ibu Leila S. Chodiri.

  • Membaca buku harus menjadi sebuah kebutuhan bagi keluarga di Indonesia layaknya butuhnya setiap keluarga pada makanan pokok.
  • Indonesia tercatat sebagai negara kedua terendah dalam sebuah survei minat baca
  • Hadirnya buku digital sebenarnya mendukung keberadaan buku cetak. Saat di rumah kita tentu lebih nyaman membaca buku cetak namun saat bepergian untuk jarak jauh serta waktu yang cukup lama tentu keberadaan buku digital sangat membantu kebutuhan membaca kita.

Dalam sesi kedua bang Ahmad Fuadi penulis Novel 5 Menara, Ranah 3 Warna dan Rantau 1 Muara ini banyak berbagi tentang salah satu pengalaman tak terlupakan bersama ibu dan kakek beliau. Bang Fuadi menyebutkan bahwa minat baca serta kecintaannya terhadap membaca tumbuh semenjak beliau diberi izin khusus oleh sang kakek masuk perpustakaan pribadinya. Di perpustakaan pribadi kakek inilah Bang Fuadi mulai berkenalan dengan buku-buku dan mulai mencintainya, tentunya adalah buku cetak.

Sementara untuk menulis bang Fuadi menyampaikan beliau terinspirasi dari sang ibu yang dengan rutin menulis catatan hariannya setiap hari. Untuk buku digital, bang Fuadi berpendapat kemajuan teknologi ini sangat membantu, beliau sangat merasakan manfaat buku digital saat sang istri bisa rutin belajar dan membaca melalui gadget sembari menyusui anaknya, tentu ini hal yang sulit jika dilakukan dengan buku cetak.

Sesi 2 : Training Menulis #BikinHeadlineItuMudah bersama pak Bambang Trim

Sesi kedua dari rangkaian acara ini adalah training #BikinHeadlineItuMudah. Training dibawakan oleh pak Bambang Trim beliau telah menulis sejak tahun 1994 dan menulis lebih dari 160 buku. Berikut adalah poin-poin materi yang disampaikan oleh pak Bambang Trim selama kurang lebih 3 jam.

  • Setiap penulis harus menemukan apa tujuan utama dia menulis. Tujuan inilah yang akan menguatkan langkahnya untuk terus menulis.
  • Ada 5 langkah yang akan sangat memudahkan kita dalam proses menulis yaitu Prewriting, Drafting, Revising, Editing, dan Publishing.
  • Setiap penulis harus melatih dirinya untuk bisa menulis cepat, menulis dalam berbagai kondisi dan mood serta menulis di berbagai tempat baik keramaian maupun yang sunyi.

Itulah ringkasan materi dari dua sesi acara yang digelar oleh cipikabookmate ini. Oya hampir lupa, cipikabookmate ini adalah sebuah layanan pembaca ebook yang menyediakan puluhan ribu buku baik dalam dan luar negeri. Untuk mendapatkan akses dan bisa menikmati bacaan puluhan ribu buku tersebut kita cukup mengeluarkan biaya tak lebih dari Rp.100.000,- setiap bulannya.

Jika anda tertarik ingin menikmati layanan ini bisa lansung kunjungi websitenya dan download aplikasinya di gadget anda melalui link berikut –> CIPIKABOOKMATE

Sumber foto : Dokumen pribadi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *